Skip to content

HUBUNGAN TIGA PILAR AGAMA HINDU DILIHAT DARI ASPEK EKONOMI, oleh : I Made Sukarsa

22 February 2011

Pemahaman agama Hindu bisa didekati dengan tiga cara yaitu dengan mempelajari dan melaksanakan tattwa atau filsafat, bertindak sesuai dengan susila dan melakukan upacara. Upacara merupakan simbul-simbul dari uraian filsafat atau tatwa. Simbul-simbul itu merupakan terjemahan dari tatwa maupun susila. Demikian pula seseorang jika ingin melakukan yadnya, bisa dengan melakukan kerja (krya punya), memberikan sesuatu barang berharga atau sejumlah uang (dana punya), memberikan sumbangan pemikiran, pemecahan masalah atau sumbangan ilmu terhadap agama (jnana punya).

Semua ini mempunyai kadar sumbangan yang sama pada agama. Secara normatif pengeluaran ritual masyarakat Hindu di Bali mengalir begitu saja sepanjang masa, bahkan semasih dalam kandungan (manusa yadnya) sampai pada kehidupan setelah mati (pitra yadnya). Seperti yang digambarkan pada Gambar 1, dalam life-cycle manusia pengeluaran itu terjadi sejak dalam kandungan yang baru berumur beberapa bulan. Selengkapnya Download disini

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: