Skip to content

MERENCANAKAN UPACARA NGABEN DENGAN SISTEM ARISAN, oleh : I Made Sukarsa

24 February 2011

Dampak upacara di Bali demikian besar terutama pada kegiatan ekonomi. Banyak pengeluaran yang diperkirakan dalam setahun. Kegiatan upacara rutin, seperti purnama, kajeng kliwon, anggar kasih dll mencapai Rp.1,8 triliun. Kebutuhan akan busung mencapai 37.966,27 ton setahun dan bunga sebanyak 21.482,65 ton. Tenaga kerja untuk ngaben dengan tingkatan madya membutuhkan tenaga kerja sampai 699 man-days yang terdiri dari tenaga kerja laki sebanyak 387 man-days dan tenaga perempuan 312 mandays. Menurut pengamatan, masyarakat Bali yang beragama Hindu, dari segi keuangan cukup mengalami kesulitan dalam mengaturnya untuk mengikuti seluruh rangkaian ini. Apalagi ditambah dengan yadnya yang besar lainnya seperti ngaben, perkawinan dll. Seperti orang lari, nafasnya tersengal-sengal. Pengeluaran yang tidak direncanakan akan membuat banyak keluarga yang stress. Perlu perencanaan untuk mengatur pengeluaran yadnya ini, baik ditingkat keluarga, desa pakraman maupun di tingkat propinsi atau wilayah.  Selengkapnya Download Disini

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: